Tugas dan Wewenang Pengawas Pemilu Harus Diketahui Oleh Publik

Pagar Alam – Setelah melakukan pengenalan kelembagaan pengawas pemilu di Kabupaten Ogan Komering Ulu, Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Sumatera Selatan kembali menggelar kegiatan yang sama di Kota Pagar Alam Sabtu, (09/09) bertempat di Aula Villa Gunung Gare.

Kegiatan tersebut diikuti oleh 5 (lima) Panwas Kabupaten/Kota yaitu Pagar Alam, Lahat, Muara Enim, Penukal Abab Lematang Ilir dan Empat Lawang, Kesbangpol, Satpol-PP, KPU Kabupaten, Pimpinan Partai Politik di tingkat Kabupaten, Tokoh Masyarakat/Tokoh Agama, Organisasi Kemasyarakatan, Organisasi Kepemudaan serta BEM Universitas dan Sekolah Tinggi di masing-masing Kabupaten/Kota.

Ihwan Nopri ketua Panwas Pagar Alam sangat bangga dan berterima kasih kepada Bawaslu Sumsel telah mempercayai Pagar Alam sebagai lokasi ke dua dilaksanakannya kegiatan sosialisasi ini, besar harapannya peserta yang hadir mengikuti kegiatan sampai selesai dan khidmat.

Walikota Pagar Alam Ida Fitriati dalam sambutannya mengatakan, Bawaslu Sumsel memilih Pagar Alam sebagai lokasi kegiatan sangtalah tepat.

“ saya bangga Pagar Alam sering dijadikan tempat kegiatan, mudah-mudahan pilkada di Pagar Alam dapat menjadi contoh pilkada yang elegan, patuh pada peraturan dan undang-undang serta pemilihan yang demokratis benar-benar terwujud ”

Kegiatan sosialisasi ini dalam rangka mengenalkan kelembagaan pengawas pemilu kepada publik menjelaskan tugas dan wewenang serta pembentukan Panwas ditingkat Kecamatan dan tahapan Pilkada tahun 2018, Ujar ketua Bawaslu Sumel Andika Pranata Jaya.

“ apa yang menjadi tugas dan wewenang pengawas pemilu harus ketahui oleh publik, Pagar Alam adalah kota yang sejuk, tenang dan indah kita harapkan pelaksanaan Pilkada juga berjalan demikian, hal ini tentu sangat membantu pengawas pemilu dalam melaksanakan tugasnya”

Materi sosialisasi terbagi menjadi 4 (empat) sesi yaitu, Sosialisasi Undang-undang nomor 7 tahun 2017, kelembagaan pengawas pemilu, rekrutmen panwas kecamatan serta sosialisasi tahapan dan pengawasan berbasis masyarakat, selanjutnya kegiatan yang sama akan dilaksanakan di Lubuk Linggau yang diikuti 6 (enam) Kabupaten/Kota.

Belum ada komentar

Berilah komentar yang pertama dengan mengisi form di bawah.

Beri komentar