Pentingnya Analisis Risiko Tahapan Logistik, Panwas Muba Kembali Gelar Bimtek

Sekayu – Guna meningkatkan kapasitas jajaran pengawas, Panwas Kabupaten Musi Banyuasin kembali menggelar Bimbingan Teknis yang berjudul Analisis Resiko Tahapan Pengadaan dan Pendistribusian Logistik Pemilu di Hotel Ranggonang Sekayu (27 s.d 29 Des 2016). Panwas kecamatan dari divisi pencegahan dan divisi umum dan sdm serta staf menjadi peserta dalam kegiatan ini.

Disampaikan oleh koordinator divisi pencegahan panwas kabupaten musi banyuasin, sigid nugroho, bahwa tujuan diselenggarakannya bimtek ini agar seluruh jajaran panwascam bisa menganalisa proses distribusi logistik pemilu dan agar bisa meneruskan kepada jajaran di bawahnya yaitu PPL, agar potensi-potensi pelanggaran yang biasa terjadi pada saat distribusi logistik pemilu dari PPK ke PPS maupun dari PPS ke KPPS bisa di tekan se minimal mungkin.

Panwas Kabupaten Musi Banyuasin dan Bawaslu Provinsi Sumatera Selatan menjadi narasumber dalam kegiatan bimtek ini. Adapun materi yang disampaikan dalam bimtek ini adalah ruang lingkup logistik pilkada, mekanisme pengawasan tahapan pilkada, pemetaan titik rawan tahapan logistik dan alat kerja tahapan logistik. Di Kabupaten Musi Banyuasin sendiri banyak daerah yang ketika musim penghujan akses jalan sulit untuk dilalui dan ini menjadi perhatian dalam hal pendistribusian logistik Pilkada.

Sebagaimana diketahui, Kabupaten Musi Banyuasin berbatasan darat dengan beberapa kabupaten seperti kecamatan sanga desa berbatasan darat dengan kabupaten Musi Rawas, Kecamatan Bayung Lencir berbatasan darat dengan Provinsi Jambi dan Kabupaten Muratara, Kecamatan Batang Hari Leko berbatasan darat dengan Kabupaten Muratara, Kecamatan Sungai Keruh berbatasan darat dengan Kabupaten Pali dan Kecamatan Lais berbatasan darat dengan Kabupaten Banyuasin. Menyikapi hal tersebut, Ketua Bawaslu Provinsi Sumatera Selatan, Andika Pranata Jaya mengatakan bahwa daerah-daerah tersebut harus menjadi perhatian mengingat bisa saja terjadi eksodus pemilih pada saat pemungutan suara nanti.

Publikasi Terkait

Belum ada komentar

Berilah komentar yang pertama dengan mengisi form di bawah.

Beri komentar