Bawaslu RI Gelar ToT Untuk Bimtek Pengawasan Pemilihan Tahun 2017

Bekasi – Jelang tahapan Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2017 yang saat dimulai pada tahapan persiapan, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Republik Indonesia sebagai penyelenggara Pemilu yang bertugas mengawasi seluruh tahapan  pemilihan mempunyai tanggung jawab besar untuk mengawal penyelenggaraan pemilihan. Sehubungan dengan hal tersebut Bawaslu Republik Indonesia (Bawaslu RI) melakukan persiapan terkait peningkatan kapasitas berupa  Training of Trainers (ToT) bagi Tim Asistensi Bawaslu RI serta Tim Asistensi dan Koordinator Divisi (Koordiv) Organisasi dan SDM Bawaslu Provinsi seluruh Indonesia, bertempat di Hotel Horison, Bekasi, Jawa Barat, mulai Senin (20/06) hingga Kamis (23/06).

Kegiatan Training of Trainers (ToT) ini dibuka oleh Ketua Bawaslu RI, Prof. Dr. Muhammad, SIP, MSi, diawali dengan pengarahan oleh Pimpinan Bawaslu RI, Nasrullah, dan Endang Wihdatiningtyas selaku Koordiv Organisasi dan SDM di Bawaslu RI.

“Hasil pengawasan Pemilu yang berkualitas tentunya tergantung dengan kualitas sumber daya manusianya, setiap pengawas Pemilu harus mampu menjalankan tugasnya sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2011 tentang Penyelenggara Pemilu, mencintai profesi sebagai pengawas Pemilu, profesional dalam melakukan pengawasan, serta belajar terus menerus untuk mendalami ilmu pengawasan Pemilu. Yang menjadi peserta training of trainers saat ini adalah orang yang akan menjadi fasilitator untuk memberikan bimbingan teknis kepada Panwas Kabupaten/Kota di wilayah masing-masing sesuai standar pedoman yang diberikan. Modul yang digunakan adalah terbaru hasil revisi pada modul sebelumnya, istilah TSM (terstruktur, sistematif dan masif) tidak hanya digunakan untuk penanganan pelanggaran, akan tetapi dapat pula digunakan dalam pengawasan Pemilu. Siapkan struktur organisasi yang baik, rencanakan dengan sistematif, berikan dampak pengawasan yang masif kepada masyarakat. Gunakan rumus TSM ini untuk menghasilkan pengawasan yang profesional”, pesan Ketua Bawaslu RI Muhammad saat memberikan pengarahan pada pembukaan kegiatan, Senin (20/06).

Tujuan dilaksanakannya kegiatan Training of Trainers (ToT) adalah menyiapkan sumber daya manusia yaitu Fasilitator yang akan memberikan bimbingan teknis kepada Panwas Kabupaten/Kota sesuai standar pedoman yang terdiri dari 12 modul yang disusun oleh Bawaslu RI. 34 Provinsi yang hadir dibagi ke dalam 3 kelas, dengan masing-masing kelas terdapat Team Teaching dari Tim Ahli dan Tim Asistensi Bawaslu RI sebagai pengampu kelas.

Bawaslu Sumsel yang diwakili oleh Koordiv. Organisasi dan SDM yang juga merupakan Ketua Bawaslu Sumsel, Andika Pranata Jaya beserta 3 orang Tim Asistensi tergabung di Kelas A bersama Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Riau, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Papua Barat beserta 2 orang Tim Asistensi Bawaslu RI.

Publikasi Terkait

Belum ada komentar

Berilah komentar yang pertama dengan mengisi form di bawah.

Beri komentar