Indeks Kerawanan Pemilihan Sebagai Potret Early Warning di Pilkada Muba

Palembang – Dalam rangka persiapan pengawasan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Musi Banyuasin (Muba) Tahun 2017, Bawaslu Provinsi Sumatera Selatan mengundang Camat di 14 Kecamatan se-Kabupaten Muba sebagai pemangku kepentingan di level kecamatan  untuk mendapat masukan dan pemetaan potensi masalah kerawanan yang pernah maupun yang akan terjadi di Kabupaten Muba.

Selain itu Bawaslu juga mengundang KPU Provinsi Sumatera Selatan, KPU Kabupaten Muba, Pemkab Muba yang diwakili Kesbangpol, BPS Kabupaten Muba, Perwakilan BIN Provinsi dan Unsur Akademisi untuk mendapat input tambahan terkait data dan fakta yang ada di Kabupaten Muba.

Ketua Bawaslu Sumsel, Andika Pranata Jaya berharap pelaksanaan Pilkada Muba nantinya akan lebih baik dan demokratis dengan pertemuan tahap awal ini.

“Kita ingin memastikan pelaksanaan Pilkada Muba ini terjaga secara baik, demokratis sejak dari awalnya. Bahkan sebelum tahapan itu dimulai dan diumumkan secara nasional oleh KPU.” jelas Andika dalam pembukaan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Analisis Awal Indeks Kerawanan Pilkada (IKP) Muba 2017 di hotel Batiqa, Sabtu (9/4).

Sebagai program nasional dari Bawaslu RI, IKP adalah gambaran atau potret kondisi Kabupaten Muba sebelum pelaksanaan Pemilihan di Muba. Early warningnya seperti apa untuk Kabupaten Muba? Tentu tidak cukup dengan yang Bawaslu ketahui, tentu harus berkomunikasi dan mengkonfirmasi serta meminta pendapat dari pelaksana pemerintahan di tingkat kecamatan, lanjutnya lagi.

Kegiatan ini menghadirkan pula narasumber dari Bawaslu RI, yakni Kepala Bagian Analisis Teknis Pengawasan dan Potensi Pelanggaran, Feisal Rahman dan Tim Penyusun IKP di tingkat pusat, Affifudin beserta Pimpinan Bawaslu Sumsel, Kurniawan dan Zulfikar.

Penulis : Admin

Publikasi Terkait

Belum ada komentar

Berilah komentar yang pertama dengan mengisi form di bawah.

Beri komentar