Bawaslu Gandeng KPU Analisis Risiko Pengadaan dan Distribusi Logistik Pemilihan

Palembang – Dalam rangka memaksimalkan tugas, fungsi dan kewenangan Pengawas Pemilihan pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati serentak Tahun 2015 di Provinsi Sumatera Selatan, khususnya pada Tahapan Pengadaan dan Distribusi Logistik Pemilihan, Bawaslu Provinsi Sumatera Selatan menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang membahas Analisis Risiko dalam Tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2015.

Dalam kegiatan yang digelar di sekretariat Bawaslu Sumsel, Jum’at (13/11) siang ini, Bawaslu mengandeng Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Selatan sebagai narasumber kegiatan yang menghadirkan rekan-rekan media dan penggiat Pemilu di Sumatera Selatan sebagai peserta.

Dalam sambutannya Ketua Bawaslu Sumsel, Andika Pranata Jaya mengatakan bahwa tahapan Logistik dan pendistribusian merupakan tahapan yang sangat penting untuk dilakukan pemetaan potensi rawan dan pola pengawasan yang harus dilakukan oleh pihak Bawaslu, KPU, penggiat Pemilu dan Wartawan agar bisa diantisipasi sedini mungkin.

Sementara itu, KPU akan memastikan proses pencetakan sampai pendistribusian surat suara hingga ke TPS berjalan sesuai dengan jadwal yang ditentukan sehingga prinsip perlengkapan penyelenggara pemilihan yang tepat jumlah, tepat jenis, tepat sasaran, tepat waktu, tepat kualitas dan efisien dapat benar-benar terlaksana. Semua telah diatur sesuai standar dan kualitas yang ditetapkan, jelas Ketua KPU Sumsel, Aspahani mengawali sesi diskusi.

Perlengkapan yang dimaksud di atas adalah berupa kotak suara, surat suara, tinta, segel, alat untuk memberi tanda pilihan. Sedangkan TPS nya sendiri menjadi hal yang disebut perlengkapan pemungutan, dukungannya adalah sampul kertas, alat pengenal KPPS, alat pengikat, lem/perekat. Hak yang detil ini tidak bisa ditambah-tambah lagi karena sudah tercantum pada peraturan KPU.

Dengan adanya pertemuan ini Bawaslu mengajak kepada seluruh peserta yang hadir baik itu penggiat pemilu maupun wartawan agar turut serta dan aktif melakukan pencegahan terjadinya pelanggran pemilu sehingga pelaksanaan Pemilihan Bupti dan Wakil Bupati di 7 kabupaten di Sumatera Selatan ini berjalan dengan aman, lancar dan kondusif.

Publikasi Terkait

Belum ada komentar

Berilah komentar yang pertama dengan mengisi form di bawah.

Beri komentar