Jajaran Bawaslu Fokus Kawal DPT

Palembang – Jelang penetapan Daftar Pemilih Tambahan 1 (DPTb-1), Bawaslu Provinsi Sumatera Selatan melalui jajaran Panwas Kabupaten se Sumatera Selatan ke bawah (Panwascam dan PPL) terus melakukan pencermatan terhadap Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang telah ditetapkan oleh 7 (tujuh) KPU Kabupaten se Sumsel pada tanggal 2 Oktober 2015 lalu.

Berdasarkan hasil pencermatan jajaran Bawaslu di 7 (tujuh) Kabupaten yang melaksanakan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati serentak 9 Desember 2015 nanti, masih ditemukan sejumlah data pemilih ganda sesuai hasil verifikasi faktual by name by address di setiap daerah. Selain itu ditemukan pula, pemilih yang selayaknya dicoret karena telah meninggal dunia namun masih terdaftar di DPT. Hasil analisis ini dipaparkan Ketua Bawaslu Provinsi Sumatera Selatan, Andika Pranata Jaya di hadapan media cetak dan elektronik di ruang rapat sekretariat Bawaslu Sumsel, Rabu (21/10).

Bawaslu menegaskan persoalan DPT ini diangkat untuk peningkatan kualitas DPT pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati. Selain hal tersebut pada pertemuan ini juga dibahas fokus pengawasan terkini Bawaslu Sumsel. Bawaslu saat ini sedang menantikan surat keputusan pemberhentian pasangan calon yang pada saat mendaftarkan diri berstatus PNS, TNI/Polri, Anggota DPR/DPD/DPRD. Bawaslu juga memaparkan penanganan pelanggaran tahapan kampanye dan terakhir Bawaslu mengumumkan bahwa pada saat ini Panwas Kabupaten melalui Panwascam sedang melakukan pembentukan pengawas TPS. Pengawas TPS bertugas 23 hari sebelum hari pemungutan dan 7 hari setelah pemungutan suara berlangsung. Pengawas TPS ini akan dibentuk untuk seluruh TPS yang ada di 7 (tujuh) Kabupaten se Sumatera Selatan.

.

Penulis : Admin

Publikasi Terkait

Belum ada komentar

Berilah komentar yang pertama dengan mengisi form di bawah.

Beri komentar